Kalender Jawa 1952 Be
Tahun Jawa 1952 Be, 12 September 2018 sampai 31 Agustus 2019, disusun per bulan Jawa. Tiap hari dengan pasaran dan tanggal Masehinya.
- Hari ini
- Awal bulan Masehi
- Awal mangsa
- Rasi dilihat jam 7 malam dari Yogyakarta.
Sura
Bulan ini12 September sampai 11 Oktober 2018
Mangsa Katiga sampai tanggal 6, puncak kemarau, sumur mengering. Mangsa Kapat mulai tanggal 7, mata air mulai terisi lagi.
Sapar
Bulan ini12 Oktober sampai 9 November 2018
Mangsa Kapat di tanggal 1, mata air mulai terisi lagi. Mangsa Kalima tanggal 2 sampai 28, hujan pertama turun. Mangsa Kanem di tanggal 29, hujan makin sering, buah-buahan masak.
Mulud
Bulan ini10 November sampai 9 Desember 2018
Mangsa Kanem sebulan penuh, hujan makin sering, buah-buahan masak.
Bakdamulud
Bulan ini10 Desember 2018 sampai 7 Januari 2019
Mangsa Kanem sampai tanggal 12, hujan makin sering, buah-buahan masak. Mangsa Kapitu mulai tanggal 13, hujan deras terus-menerus, rawan banjir.
Jumadilawal
Bulan ini8 Januari sampai 6 Februari 2019
Mangsa Kapitu sampai tanggal 26, hujan deras terus-menerus, rawan banjir. Mangsa Kawolu mulai tanggal 27, hujan mereda, petir masih sering.
Jumadilakir
Bulan ini7 Februari sampai 7 Maret 2019
Mangsa Kawolu sampai tanggal 22, hujan mereda, petir masih sering. Mangsa Kasanga mulai tanggal 23, padi mulai berbunga.
Rejeb
Bulan ini8 Maret sampai 6 April 2019
Mangsa Kasanga sampai tanggal 18, padi mulai berbunga. Mangsa Kadasa mulai tanggal 19, padi menguning, kemarau mendekat.
Ruwah
Bulan ini7 April sampai 5 Mei 2019
Mangsa Kadasa sampai tanggal 12, padi menguning, kemarau mendekat. Mangsa Dhesta mulai tanggal 13, musim panen.
Pasa
Bulan ini6 Mei sampai 4 Juni 2019
Mangsa Dhesta sampai tanggal 6, musim panen. Mangsa Saddha mulai tanggal 7, pagi terasa dingin.
Sawal
Bulan ini5 Juni sampai 3 Juli 2019
Mangsa Saddha sampai tanggal 17, pagi terasa dingin. Mangsa Kasa mulai tanggal 18, daun berguguran, kemarau dimulai.
Sela
Bulan ini4 Juli sampai 2 Agustus 2019
Mangsa Kasa sampai tanggal 29, daun berguguran, kemarau dimulai. Mangsa Karo di tanggal 30, tanah mulai retak.
Besar
Bulan ini3 Agustus sampai 31 Agustus 2019
Mangsa Karo sampai tanggal 22, tanah mulai retak. Mangsa Katiga mulai tanggal 23, puncak kemarau, sumur mengering.
Tentang kalender Jawa
Kalender Jawa yang dipakai sekarang ditetapkan Sultan Agung pada 1633. Bulannya mengikuti bulan di langit seperti kalender Hijriah, tapi panjangnya tetap, 30 dan 29 hari bergantian, dalam siklus delapan tahun yang disebut windu. Tiap tahun dalam windu punya nama: Alip, Ehe, Jimawal, Je, Dal, Be, Wawu, dan Jimakir. 1952 adalah tahun Be, tahun ke-6 dalam windu.
Karena hitungannya tetap, tanggal Jawa kadang beda sehari dari tanggal Hijriah. Tanggalnya dihitung dengan aturan kurup Asapon yang berlaku sejak 1936, dan sama dengan tanggal Jawa di Kalender Hijriah Indonesia terbitan Kementerian Agama.
Weton itu gabungan hari dalam sepekan dengan pasaran, pekan lima hari dalam kalender Jawa: Legi, Pahing, Pon, Wage, dan Kliwon. Angka besar di tiap kotak adalah tanggal Jawa, angka kecil di kanannya tanggal Masehi, dan pasarannya ditulis di bawah, jadi weton tiap hari bisa dibaca langsung. Pasaran dihitung dari 17 Agustus 1945, hari Proklamasi, yang jatuh pada Jumat Legi.
Pranata mangsa membagi setahun jadi dua belas musim, dari Kasa yang mulai 22 Juni sampai Saddha yang berakhir 21 Juni. Petani Jawa memakainya untuk tahu kapan menanam dan kapan panen, dan Keraton Surakarta membakukannya di masa Pakubuwono VII. Tanggalnya tetap tiap tahun, hanya Kawolu yang dapat satu hari tambahan di tahun kabisat. Di bawah langit tiap bulan tertulis mangsa yang dilewati bulan itu dan tandanya, dan titik kecil menandai hari mangsa baru dimulai.
Rasi tiap bulan
Tiap bulan dapat satu rasi yang sedang tinggi di langit jam 7 malam, waktu langit baru gelap dan orang masih di luar. Posisinya dihitung untuk tanggal 15, dari kota Anda kalau bisa ditebak, atau dari Yogyakarta kalau tidak.
Bentuk rasinya digambar dari posisi bintang asli di Yale Bright Star Catalog, lewat data d3-celestial. Garis penghubungnya mengikuti gambar rasi yang lazim dipakai di peta bintang.