Kalender Jawa 1942 Je
Tahun Jawa 1942 Je, 29 Desember 2008 sampai 17 Desember 2009, disusun per bulan Jawa. Tiap hari dengan pasaran dan tanggal Masehinya.
- Hari ini
- Awal bulan Masehi
- Awal mangsa
- Rasi dilihat jam 7 malam dari Yogyakarta.
Sura
Bulan ini29 Desember 2008 sampai 27 Januari 2009
Mangsa Kapitu sebulan penuh, hujan deras terus-menerus, rawan banjir.
Sapar
Bulan ini28 Januari sampai 25 Februari 2009
Mangsa Kapitu sampai tanggal 6, hujan deras terus-menerus, rawan banjir. Mangsa Kawolu mulai tanggal 7, hujan mereda, petir masih sering.
Mulud
Bulan ini26 Februari sampai 27 Maret 2009
Mangsa Kawolu sampai tanggal 3, hujan mereda, petir masih sering. Mangsa Kasanga tanggal 4 sampai 28, padi mulai berbunga. Mangsa Kadasa mulai tanggal 29, padi menguning, kemarau mendekat.
Bakdamulud
Bulan ini28 Maret sampai 25 April 2009
Mangsa Kadasa sampai tanggal 22, padi menguning, kemarau mendekat. Mangsa Dhesta mulai tanggal 23, musim panen.
Jumadilawal
Bulan ini26 April sampai 25 Mei 2009
Mangsa Dhesta sampai tanggal 16, musim panen. Mangsa Saddha mulai tanggal 17, pagi terasa dingin.
Jumadilakir
Bulan ini26 Mei sampai 23 Juni 2009
Mangsa Saddha sampai tanggal 27, pagi terasa dingin. Mangsa Kasa mulai tanggal 28, daun berguguran, kemarau dimulai.
Rejeb
Bulan ini24 Juni sampai 23 Juli 2009
Mangsa Kasa sebulan penuh, daun berguguran, kemarau dimulai.
Ruwah
Bulan ini24 Juli sampai 21 Agustus 2009
Mangsa Kasa sampai tanggal 9, daun berguguran, kemarau dimulai. Mangsa Karo mulai tanggal 10, tanah mulai retak.
Pasa
Bulan ini22 Agustus sampai 20 September 2009
Mangsa Karo sampai tanggal 3, tanah mulai retak. Mangsa Katiga tanggal 4 sampai 27, puncak kemarau, sumur mengering. Mangsa Kapat mulai tanggal 28, mata air mulai terisi lagi.
Sawal
Bulan ini21 September sampai 19 Oktober 2009
Mangsa Kapat sampai tanggal 22, mata air mulai terisi lagi. Mangsa Kalima mulai tanggal 23, hujan pertama turun.
Sela
Bulan ini20 Oktober sampai 18 November 2009
Mangsa Kalima sampai tanggal 20, hujan pertama turun. Mangsa Kanem mulai tanggal 21, hujan makin sering, buah-buahan masak.
Besar
Bulan ini19 November sampai 17 Desember 2009
Mangsa Kanem sebulan penuh, hujan makin sering, buah-buahan masak.
Tentang kalender Jawa
Kalender Jawa yang dipakai sekarang ditetapkan Sultan Agung pada 1633. Bulannya mengikuti bulan di langit seperti kalender Hijriah, tapi panjangnya tetap, 30 dan 29 hari bergantian, dalam siklus delapan tahun yang disebut windu. Tiap tahun dalam windu punya nama: Alip, Ehe, Jimawal, Je, Dal, Be, Wawu, dan Jimakir. 1942 adalah tahun Je, tahun ke-4 dalam windu.
Karena hitungannya tetap, tanggal Jawa kadang beda sehari dari tanggal Hijriah. Tanggalnya dihitung dengan aturan kurup Asapon yang berlaku sejak 1936, dan sama dengan tanggal Jawa di Kalender Hijriah Indonesia terbitan Kementerian Agama.
Weton itu gabungan hari dalam sepekan dengan pasaran, pekan lima hari dalam kalender Jawa: Legi, Pahing, Pon, Wage, dan Kliwon. Angka besar di tiap kotak adalah tanggal Jawa, angka kecil di kanannya tanggal Masehi, dan pasarannya ditulis di bawah, jadi weton tiap hari bisa dibaca langsung. Pasaran dihitung dari 17 Agustus 1945, hari Proklamasi, yang jatuh pada Jumat Legi.
Pranata mangsa membagi setahun jadi dua belas musim, dari Kasa yang mulai 22 Juni sampai Saddha yang berakhir 21 Juni. Petani Jawa memakainya untuk tahu kapan menanam dan kapan panen, dan Keraton Surakarta membakukannya di masa Pakubuwono VII. Tanggalnya tetap tiap tahun, hanya Kawolu yang dapat satu hari tambahan di tahun kabisat. Di bawah langit tiap bulan tertulis mangsa yang dilewati bulan itu dan tandanya, dan titik kecil menandai hari mangsa baru dimulai.
Rasi tiap bulan
Tiap bulan dapat satu rasi yang sedang tinggi di langit jam 7 malam, waktu langit baru gelap dan orang masih di luar. Posisinya dihitung untuk tanggal 15, dari kota Anda kalau bisa ditebak, atau dari Yogyakarta kalau tidak.
Bentuk rasinya digambar dari posisi bintang asli di Yale Bright Star Catalog, lewat data d3-celestial. Garis penghubungnya mengikuti gambar rasi yang lazim dipakai di peta bintang.