Kalender Jawa 1959 Dal
Tahun Jawa 1959 Dal, 27 Juni 2025 sampai 16 Juni 2026, disusun per bulan Jawa. Tiap hari dengan pasaran dan tanggal Masehinya.
- Libur
- Cuti bersama
- Hari ini
- Awal bulan Masehi
- Awal mangsa
- Rasi dilihat jam 7 malam dari Yogyakarta.
Sura
Bulan ini27 Juni sampai 26 Juli 2025
Mangsa Kasa sebulan penuh, daun berguguran, kemarau dimulai.
Sapar
Bulan ini27 Juli sampai 24 Agustus 2025
Mangsa Kasa sampai tanggal 6, daun berguguran, kemarau dimulai. Mangsa Karo mulai tanggal 7, tanah mulai retak.
Mulud
Bulan ini25 Agustus sampai 23 September 2025
Mangsa Katiga sampai tanggal 24, puncak kemarau, sumur mengering. Mangsa Kapat mulai tanggal 25, mata air mulai terisi lagi.
Bakdamulud
Bulan ini24 September sampai 22 Oktober 2025
Mangsa Kapat sampai tanggal 19, mata air mulai terisi lagi. Mangsa Kalima mulai tanggal 20, hujan pertama turun.
Jumadilawal
Bulan ini23 Oktober sampai 21 November 2025
Mangsa Kalima sampai tanggal 17, hujan pertama turun. Mangsa Kanem mulai tanggal 18, hujan makin sering, buah-buahan masak.
Jumadilakir
Bulan ini22 November sampai 20 Desember 2025
Mangsa Kanem sebulan penuh, hujan makin sering, buah-buahan masak.
Rejeb
Bulan ini21 Desember 2025 sampai 19 Januari 2026
Mangsa Kanem di tanggal 1, hujan makin sering, buah-buahan masak. Mangsa Kapitu mulai tanggal 2, hujan deras terus-menerus, rawan banjir.
Ruwah
Bulan ini20 Januari sampai 17 Februari 2026
Mangsa Kapitu sampai tanggal 14, hujan deras terus-menerus, rawan banjir. Mangsa Kawolu mulai tanggal 15, hujan mereda, petir masih sering.
Pasa
Bulan ini18 Februari sampai 19 Maret 2026
Mangsa Kawolu sampai tanggal 11, hujan mereda, petir masih sering. Mangsa Kasanga mulai tanggal 12, padi mulai berbunga.
Sawal
Bulan ini20 Maret sampai 17 April 2026
Mangsa Kasanga sampai tanggal 6, padi mulai berbunga. Mangsa Kadasa mulai tanggal 7, padi menguning, kemarau mendekat.
- 1 Cuti Bersama Idul Fitri Cuti bersama Jumat Legi, 20 Maret 2026
- 2 Hari Raya Idul Fitri 1447 H Keagamaan Sabtu Pahing, 21 Maret 2026
- 3 Hari Raya Idul Fitri 1447 H Keagamaan Minggu Pon, 22 Maret 2026
- 4 Cuti Bersama Idul Fitri Cuti bersama Senin Wage, 23 Maret 2026
- 5 Cuti Bersama Idul Fitri Cuti bersama Selasa Kliwon, 24 Maret 2026
- 15 Wafat Yesus Kristus (Jumat Agung) Keagamaan Jumat Kliwon, 3 April 2026
- 17 Kebangkitan Yesus Kristus (Paskah) Keagamaan Minggu Pahing, 5 April 2026
Sela
Bulan ini18 April sampai 17 Mei 2026
Mangsa Kadasa di tanggal 1, padi menguning, kemarau mendekat. Mangsa Dhesta tanggal 2 sampai 24, musim panen. Mangsa Saddha mulai tanggal 25, pagi terasa dingin.
Besar
Bulan ini18 Mei sampai 16 Juni 2026
Mangsa Saddha sebulan penuh, pagi terasa dingin.
- 10 Hari Raya Idul Adha 1447 H Keagamaan Rabu Wage, 27 Mei 2026
- 11 Cuti Bersama Idul Adha Cuti bersama Kamis Kliwon, 28 Mei 2026
- 14 Hari Raya Waisak 2570 BE Keagamaan Minggu Pon, 31 Mei 2026
- 15 Hari Lahir Pancasila Nasional Senin Wage, 1 Juni 2026
- 30 Tahun Baru Islam 1448 H Keagamaan Selasa Wage, 16 Juni 2026
Tentang kalender Jawa
Kalender Jawa yang dipakai sekarang ditetapkan Sultan Agung pada 1633. Bulannya mengikuti bulan di langit seperti kalender Hijriah, tapi panjangnya tetap, 30 dan 29 hari bergantian, dalam siklus delapan tahun yang disebut windu. Tiap tahun dalam windu punya nama: Alip, Ehe, Jimawal, Je, Dal, Be, Wawu, dan Jimakir. 1959 adalah tahun Dal, tahun ke-5 dalam windu.
Karena hitungannya tetap, tanggal Jawa kadang beda sehari dari tanggal Hijriah. Tanggalnya dihitung dengan aturan kurup Asapon yang berlaku sejak 1936, dan sama dengan tanggal Jawa di Kalender Hijriah Indonesia terbitan Kementerian Agama.
Weton itu gabungan hari dalam sepekan dengan pasaran, pekan lima hari dalam kalender Jawa: Legi, Pahing, Pon, Wage, dan Kliwon. Angka besar di tiap kotak adalah tanggal Jawa, angka kecil di kanannya tanggal Masehi, dan pasarannya ditulis di bawah, jadi weton tiap hari bisa dibaca langsung. Pasaran dihitung dari 17 Agustus 1945, hari Proklamasi, yang jatuh pada Jumat Legi.
Pranata mangsa membagi setahun jadi dua belas musim, dari Kasa yang mulai 22 Juni sampai Saddha yang berakhir 21 Juni. Petani Jawa memakainya untuk tahu kapan menanam dan kapan panen, dan Keraton Surakarta membakukannya di masa Pakubuwono VII. Tanggalnya tetap tiap tahun, hanya Kawolu yang dapat satu hari tambahan di tahun kabisat. Di bawah langit tiap bulan tertulis mangsa yang dilewati bulan itu dan tandanya, dan titik kecil menandai hari mangsa baru dimulai.
Rasi tiap bulan
Tiap bulan dapat satu rasi yang sedang tinggi di langit jam 7 malam, waktu langit baru gelap dan orang masih di luar. Posisinya dihitung untuk tanggal 15, dari kota Anda kalau bisa ditebak, atau dari Yogyakarta kalau tidak.
Bentuk rasinya digambar dari posisi bintang asli di Yale Bright Star Catalog, lewat data d3-celestial. Garis penghubungnya mengikuti gambar rasi yang lazim dipakai di peta bintang.