Kalender Jawa 1957 Jimawal
Tahun Jawa 1957 Jimawal, 20 Juli 2023 sampai 7 Juli 2024, disusun per bulan Jawa. Tiap hari dengan pasaran dan tanggal Masehinya.
- Libur
- Cuti bersama
- Hari ini
- Awal bulan Masehi
- Awal mangsa
- Rasi dilihat jam 7 malam dari Yogyakarta.
Sura
Bulan ini20 Juli sampai 18 Agustus 2023
Mangsa Kasa sampai tanggal 13, daun berguguran, kemarau dimulai. Mangsa Karo mulai tanggal 14, tanah mulai retak.
Sapar
Bulan ini19 Agustus sampai 16 September 2023
Mangsa Karo sampai tanggal 6, tanah mulai retak. Mangsa Katiga mulai tanggal 7, puncak kemarau, sumur mengering.
Mulud
Bulan ini17 September sampai 16 Oktober 2023
Mangsa Katiga di tanggal 1, puncak kemarau, sumur mengering. Mangsa Kapat tanggal 2 sampai 26, mata air mulai terisi lagi. Mangsa Kalima mulai tanggal 27, hujan pertama turun.
Bakdamulud
Bulan ini17 Oktober sampai 14 November 2023
Mangsa Kalima sampai tanggal 23, hujan pertama turun. Mangsa Kanem mulai tanggal 24, hujan makin sering, buah-buahan masak.
Jumadilawal
Bulan ini15 November sampai 14 Desember 2023
Mangsa Kanem sebulan penuh, hujan makin sering, buah-buahan masak.
Jumadilakir
Bulan ini15 Desember 2023 sampai 12 Januari 2024
Mangsa Kanem sampai tanggal 7, hujan makin sering, buah-buahan masak. Mangsa Kapitu mulai tanggal 8, hujan deras terus-menerus, rawan banjir.
Rejeb
Bulan ini13 Januari sampai 11 Februari 2024
Mangsa Kapitu sampai tanggal 21, hujan deras terus-menerus, rawan banjir. Mangsa Kawolu mulai tanggal 22, hujan mereda, petir masih sering.
Ruwah
Bulan ini12 Februari sampai 11 Maret 2024
Mangsa Kawolu sampai tanggal 18, hujan mereda, petir masih sering. Mangsa Kasanga mulai tanggal 19, padi mulai berbunga.
Pasa
Bulan ini12 Maret sampai 10 April 2024
Mangsa Kasanga sampai tanggal 14, padi mulai berbunga. Mangsa Kadasa mulai tanggal 15, padi menguning, kemarau mendekat.
- 1 Cuti Bersama Nyepi Cuti bersama Selasa Pon, 12 Maret 2024
- 18 Wafat Yesus Kristus (Jumat Agung) Keagamaan Jumat Kliwon, 29 Maret 2024
- 20 Kebangkitan Yesus Kristus (Paskah) Keagamaan Minggu Pahing, 31 Maret 2024
- 28 Cuti Bersama Idul Fitri Cuti bersama Senin Kliwon, 8 April 2024
- 29 Cuti Bersama Idul Fitri Cuti bersama Selasa Legi, 9 April 2024
- 30 Hari Raya Idul Fitri 1445 H Keagamaan Rabu Pahing, 10 April 2024
Sawal
Bulan ini11 April sampai 9 Mei 2024
Mangsa Kadasa sampai tanggal 8, padi menguning, kemarau mendekat. Mangsa Dhesta mulai tanggal 9, musim panen.
- 1 Hari Raya Idul Fitri 1445 H Keagamaan Kamis Pon, 11 April 2024
- 2 Cuti Bersama Idul Fitri Cuti bersama Jumat Wage, 12 April 2024
- 5 Cuti Bersama Idul Fitri Cuti bersama Senin Pahing, 15 April 2024
- 21 Hari Buruh Internasional Nasional Rabu Pon, 1 Mei 2024
- 29 Kenaikan Yesus Kristus Keagamaan Kamis Legi, 9 Mei 2024
Sela
Bulan ini10 Mei sampai 8 Juni 2024
Mangsa Dhesta sampai tanggal 2, musim panen. Mangsa Saddha mulai tanggal 3, pagi terasa dingin.
Besar
Bulan ini9 Juni sampai 7 Juli 2024
Mangsa Saddha sampai tanggal 13, pagi terasa dingin. Mangsa Kasa mulai tanggal 14, daun berguguran, kemarau dimulai.
Tentang kalender Jawa
Kalender Jawa yang dipakai sekarang ditetapkan Sultan Agung pada 1633. Bulannya mengikuti bulan di langit seperti kalender Hijriah, tapi panjangnya tetap, 30 dan 29 hari bergantian, dalam siklus delapan tahun yang disebut windu. Tiap tahun dalam windu punya nama: Alip, Ehe, Jimawal, Je, Dal, Be, Wawu, dan Jimakir. 1957 adalah tahun Jimawal, tahun ke-3 dalam windu.
Karena hitungannya tetap, tanggal Jawa kadang beda sehari dari tanggal Hijriah. Tanggalnya dihitung dengan aturan kurup Asapon yang berlaku sejak 1936, dan sama dengan tanggal Jawa di Kalender Hijriah Indonesia terbitan Kementerian Agama.
Weton itu gabungan hari dalam sepekan dengan pasaran, pekan lima hari dalam kalender Jawa: Legi, Pahing, Pon, Wage, dan Kliwon. Angka besar di tiap kotak adalah tanggal Jawa, angka kecil di kanannya tanggal Masehi, dan pasarannya ditulis di bawah, jadi weton tiap hari bisa dibaca langsung. Pasaran dihitung dari 17 Agustus 1945, hari Proklamasi, yang jatuh pada Jumat Legi.
Pranata mangsa membagi setahun jadi dua belas musim, dari Kasa yang mulai 22 Juni sampai Saddha yang berakhir 21 Juni. Petani Jawa memakainya untuk tahu kapan menanam dan kapan panen, dan Keraton Surakarta membakukannya di masa Pakubuwono VII. Tanggalnya tetap tiap tahun, hanya Kawolu yang dapat satu hari tambahan di tahun kabisat. Di bawah langit tiap bulan tertulis mangsa yang dilewati bulan itu dan tandanya, dan titik kecil menandai hari mangsa baru dimulai.
Rasi tiap bulan
Tiap bulan dapat satu rasi yang sedang tinggi di langit jam 7 malam, waktu langit baru gelap dan orang masih di luar. Posisinya dihitung untuk tanggal 15, dari kota Anda kalau bisa ditebak, atau dari Yogyakarta kalau tidak.
Bentuk rasinya digambar dari posisi bintang asli di Yale Bright Star Catalog, lewat data d3-celestial. Garis penghubungnya mengikuti gambar rasi yang lazim dipakai di peta bintang.