Kalender Jawa 1956 Ehe
Tahun Jawa 1956 Ehe, 30 Juli 2022 sampai 19 Juli 2023, disusun per bulan Jawa. Tiap hari dengan pasaran dan tanggal Masehinya.
- Libur
- Cuti bersama
- Hari ini
- Awal bulan Masehi
- Awal mangsa
- Rasi dilihat jam 7 malam dari Yogyakarta.
Sura
Bulan ini30 Juli sampai 28 Agustus 2022
Mangsa Kasa sampai tanggal 3, daun berguguran, kemarau dimulai. Mangsa Karo tanggal 4 sampai 26, tanah mulai retak. Mangsa Katiga mulai tanggal 27, puncak kemarau, sumur mengering.
Sapar
Bulan ini29 Agustus sampai 26 September 2022
Mangsa Katiga sampai tanggal 20, puncak kemarau, sumur mengering. Mangsa Kapat mulai tanggal 21, mata air mulai terisi lagi.
Mulud
Bulan ini27 September sampai 26 Oktober 2022
Mangsa Kapat sampai tanggal 16, mata air mulai terisi lagi. Mangsa Kalima mulai tanggal 17, hujan pertama turun.
Bakdamulud
Bulan ini27 Oktober sampai 24 November 2022
Mangsa Kalima sampai tanggal 13, hujan pertama turun. Mangsa Kanem mulai tanggal 14, hujan makin sering, buah-buahan masak.
Jumadilawal
Bulan ini25 November sampai 24 Desember 2022
Mangsa Kanem sampai tanggal 27, hujan makin sering, buah-buahan masak. Mangsa Kapitu mulai tanggal 28, hujan deras terus-menerus, rawan banjir.
Jumadilakir
Bulan ini25 Desember 2022 sampai 22 Januari 2023
Mangsa Kapitu sebulan penuh, hujan deras terus-menerus, rawan banjir.
Rejeb
Bulan ini23 Januari sampai 21 Februari 2023
Mangsa Kapitu sampai tanggal 11, hujan deras terus-menerus, rawan banjir. Mangsa Kawolu mulai tanggal 12, hujan mereda, petir masih sering.
Ruwah
Bulan ini22 Februari sampai 22 Maret 2023
Mangsa Kawolu sampai tanggal 7, hujan mereda, petir masih sering. Mangsa Kasanga mulai tanggal 8, padi mulai berbunga.
Pasa
Bulan ini23 Maret sampai 21 April 2023
Mangsa Kasanga sampai tanggal 3, padi mulai berbunga. Mangsa Kadasa tanggal 4 sampai 27, padi menguning, kemarau mendekat. Mangsa Dhesta mulai tanggal 28, musim panen.
- 1 Cuti Bersama Nyepi Cuti bersama Kamis Pon, 23 Maret 2023
- 16 Wafat Yesus Kristus (Jumat Agung) Keagamaan Jumat Pon, 7 April 2023
- 28 Cuti Bersama Idul Fitri Cuti bersama Rabu Kliwon, 19 April 2023
- 29 Cuti Bersama Idul Fitri Cuti bersama Kamis Legi, 20 April 2023
- 30 Cuti Bersama Idul Fitri Cuti bersama Jumat Pahing, 21 April 2023
Sawal
Bulan ini22 April sampai 20 Mei 2023
Mangsa Dhesta sampai tanggal 20, musim panen. Mangsa Saddha mulai tanggal 21, pagi terasa dingin.
- 1 Hari Raya Idul Fitri 1444 H Keagamaan Sabtu Pon, 22 April 2023
- 2 Hari Raya Idul Fitri 1444 H Keagamaan Minggu Wage, 23 April 2023
- 3 Cuti Bersama Idul Fitri Cuti bersama Senin Kliwon, 24 April 2023
- 4 Cuti Bersama Idul Fitri Cuti bersama Selasa Legi, 25 April 2023
- 10 Hari Buruh Internasional Nasional Senin Pahing, 1 Mei 2023
- 27 Kenaikan Yesus Kristus Keagamaan Kamis Wage, 18 Mei 2023
Sela
Bulan ini21 Mei sampai 19 Juni 2023
Mangsa Saddha sebulan penuh, pagi terasa dingin.
Besar
Bulan ini20 Juni sampai 19 Juli 2023
Mangsa Saddha sampai tanggal 2, pagi terasa dingin. Mangsa Kasa mulai tanggal 3, daun berguguran, kemarau dimulai.
Tentang kalender Jawa
Kalender Jawa yang dipakai sekarang ditetapkan Sultan Agung pada 1633. Bulannya mengikuti bulan di langit seperti kalender Hijriah, tapi panjangnya tetap, 30 dan 29 hari bergantian, dalam siklus delapan tahun yang disebut windu. Tiap tahun dalam windu punya nama: Alip, Ehe, Jimawal, Je, Dal, Be, Wawu, dan Jimakir. 1956 adalah tahun Ehe, tahun ke-2 dalam windu.
Karena hitungannya tetap, tanggal Jawa kadang beda sehari dari tanggal Hijriah. Tanggalnya dihitung dengan aturan kurup Asapon yang berlaku sejak 1936, dan sama dengan tanggal Jawa di Kalender Hijriah Indonesia terbitan Kementerian Agama.
Weton itu gabungan hari dalam sepekan dengan pasaran, pekan lima hari dalam kalender Jawa: Legi, Pahing, Pon, Wage, dan Kliwon. Angka besar di tiap kotak adalah tanggal Jawa, angka kecil di kanannya tanggal Masehi, dan pasarannya ditulis di bawah, jadi weton tiap hari bisa dibaca langsung. Pasaran dihitung dari 17 Agustus 1945, hari Proklamasi, yang jatuh pada Jumat Legi.
Pranata mangsa membagi setahun jadi dua belas musim, dari Kasa yang mulai 22 Juni sampai Saddha yang berakhir 21 Juni. Petani Jawa memakainya untuk tahu kapan menanam dan kapan panen, dan Keraton Surakarta membakukannya di masa Pakubuwono VII. Tanggalnya tetap tiap tahun, hanya Kawolu yang dapat satu hari tambahan di tahun kabisat. Di bawah langit tiap bulan tertulis mangsa yang dilewati bulan itu dan tandanya, dan titik kecil menandai hari mangsa baru dimulai.
Rasi tiap bulan
Tiap bulan dapat satu rasi yang sedang tinggi di langit jam 7 malam, waktu langit baru gelap dan orang masih di luar. Posisinya dihitung untuk tanggal 15, dari kota Anda kalau bisa ditebak, atau dari Yogyakarta kalau tidak.
Bentuk rasinya digambar dari posisi bintang asli di Yale Bright Star Catalog, lewat data d3-celestial. Garis penghubungnya mengikuti gambar rasi yang lazim dipakai di peta bintang.