Kalender Jawa 1968 Be
Tahun Jawa 1968 Be, 22 Maret 2034 sampai 10 Maret 2035, disusun per bulan Jawa. Tiap hari dengan pasaran dan tanggal Masehinya.
- Hari ini
- Awal bulan Masehi
- Awal mangsa
- Rasi dilihat jam 7 malam dari Yogyakarta.
Sura
Bulan ini22 Maret sampai 20 April 2034
Mangsa Kasanga sampai tanggal 4, padi mulai berbunga. Mangsa Kadasa tanggal 5 sampai 28, padi menguning, kemarau mendekat. Mangsa Dhesta mulai tanggal 29, musim panen.
Sapar
Bulan ini21 April sampai 19 Mei 2034
Mangsa Dhesta sampai tanggal 21, musim panen. Mangsa Saddha mulai tanggal 22, pagi terasa dingin.
Mulud
Bulan ini20 Mei sampai 18 Juni 2034
Mangsa Saddha sebulan penuh, pagi terasa dingin.
Bakdamulud
Bulan ini19 Juni sampai 17 Juli 2034
Mangsa Saddha sampai tanggal 3, pagi terasa dingin. Mangsa Kasa mulai tanggal 4, daun berguguran, kemarau dimulai.
Jumadilawal
Bulan ini18 Juli sampai 16 Agustus 2034
Mangsa Kasa sampai tanggal 15, daun berguguran, kemarau dimulai. Mangsa Karo mulai tanggal 16, tanah mulai retak.
Jumadilakir
Bulan ini17 Agustus sampai 14 September 2034
Mangsa Karo sampai tanggal 8, tanah mulai retak. Mangsa Katiga mulai tanggal 9, puncak kemarau, sumur mengering.
Rejeb
Bulan ini15 September sampai 14 Oktober 2034
Mangsa Katiga sampai tanggal 3, puncak kemarau, sumur mengering. Mangsa Kapat tanggal 4 sampai 28, mata air mulai terisi lagi. Mangsa Kalima mulai tanggal 29, hujan pertama turun.
Ruwah
Bulan ini15 Oktober sampai 12 November 2034
Mangsa Kalima sampai tanggal 25, hujan pertama turun. Mangsa Kanem mulai tanggal 26, hujan makin sering, buah-buahan masak.
Pasa
Bulan ini13 November sampai 12 Desember 2034
Mangsa Kanem sebulan penuh, hujan makin sering, buah-buahan masak.
Sawal
Bulan ini13 Desember 2034 sampai 10 Januari 2035
Mangsa Kanem sampai tanggal 9, hujan makin sering, buah-buahan masak. Mangsa Kapitu mulai tanggal 10, hujan deras terus-menerus, rawan banjir.
Sela
Bulan ini11 Januari sampai 9 Februari 2035
Mangsa Kapitu sampai tanggal 23, hujan deras terus-menerus, rawan banjir. Mangsa Kawolu mulai tanggal 24, hujan mereda, petir masih sering.
Besar
Bulan ini10 Februari sampai 10 Maret 2035
Mangsa Kawolu sampai tanggal 19, hujan mereda, petir masih sering. Mangsa Kasanga mulai tanggal 20, padi mulai berbunga.
Tentang kalender Jawa
Kalender Jawa yang dipakai sekarang ditetapkan Sultan Agung pada 1633. Bulannya mengikuti bulan di langit seperti kalender Hijriah, tapi panjangnya tetap, 30 dan 29 hari bergantian, dalam siklus delapan tahun yang disebut windu. Tiap tahun dalam windu punya nama: Alip, Ehe, Jimawal, Je, Dal, Be, Wawu, dan Jimakir. 1968 adalah tahun Be, tahun ke-6 dalam windu.
Karena hitungannya tetap, tanggal Jawa kadang beda sehari dari tanggal Hijriah. Tanggalnya dihitung dengan aturan kurup Asapon yang berlaku sejak 1936, dan sama dengan tanggal Jawa di Kalender Hijriah Indonesia terbitan Kementerian Agama.
Weton itu gabungan hari dalam sepekan dengan pasaran, pekan lima hari dalam kalender Jawa: Legi, Pahing, Pon, Wage, dan Kliwon. Angka besar di tiap kotak adalah tanggal Jawa, angka kecil di kanannya tanggal Masehi, dan pasarannya ditulis di bawah, jadi weton tiap hari bisa dibaca langsung. Pasaran dihitung dari 17 Agustus 1945, hari Proklamasi, yang jatuh pada Jumat Legi.
Pranata mangsa membagi setahun jadi dua belas musim, dari Kasa yang mulai 22 Juni sampai Saddha yang berakhir 21 Juni. Petani Jawa memakainya untuk tahu kapan menanam dan kapan panen, dan Keraton Surakarta membakukannya di masa Pakubuwono VII. Tanggalnya tetap tiap tahun, hanya Kawolu yang dapat satu hari tambahan di tahun kabisat. Di bawah langit tiap bulan tertulis mangsa yang dilewati bulan itu dan tandanya, dan titik kecil menandai hari mangsa baru dimulai.
Rasi tiap bulan
Tiap bulan dapat satu rasi yang sedang tinggi di langit jam 7 malam, waktu langit baru gelap dan orang masih di luar. Posisinya dihitung untuk tanggal 15, dari kota Anda kalau bisa ditebak, atau dari Yogyakarta kalau tidak.
Bentuk rasinya digambar dari posisi bintang asli di Yale Bright Star Catalog, lewat data d3-celestial. Garis penghubungnya mengikuti gambar rasi yang lazim dipakai di peta bintang.