Kalender Jawa 1976 Be
Tahun Jawa 1976 Be, 25 Desember 2041 sampai 13 Desember 2042, disusun per bulan Jawa. Tiap hari dengan pasaran dan tanggal Masehinya.
- Hari ini
- Awal bulan Masehi
- Awal mangsa
- Rasi dilihat jam 7 malam dari Yogyakarta.
Sura
Bulan ini25 Desember 2041 sampai 23 Januari 2042
Mangsa Kapitu sebulan penuh, hujan deras terus-menerus, rawan banjir.
Sapar
Bulan ini24 Januari sampai 21 Februari 2042
Mangsa Kapitu sampai tanggal 10, hujan deras terus-menerus, rawan banjir. Mangsa Kawolu mulai tanggal 11, hujan mereda, petir masih sering.
Mulud
Bulan ini22 Februari sampai 23 Maret 2042
Mangsa Kawolu sampai tanggal 7, hujan mereda, petir masih sering. Mangsa Kasanga mulai tanggal 8, padi mulai berbunga.
Bakdamulud
Bulan ini24 Maret sampai 21 April 2042
Mangsa Kasanga sampai tanggal 2, padi mulai berbunga. Mangsa Kadasa tanggal 3 sampai 26, padi menguning, kemarau mendekat. Mangsa Dhesta mulai tanggal 27, musim panen.
Jumadilawal
Bulan ini22 April sampai 21 Mei 2042
Mangsa Dhesta sampai tanggal 20, musim panen. Mangsa Saddha mulai tanggal 21, pagi terasa dingin.
Jumadilakir
Bulan ini22 Mei sampai 19 Juni 2042
Mangsa Saddha sebulan penuh, pagi terasa dingin.
Rejeb
Bulan ini20 Juni sampai 19 Juli 2042
Mangsa Saddha sampai tanggal 2, pagi terasa dingin. Mangsa Kasa mulai tanggal 3, daun berguguran, kemarau dimulai.
Ruwah
Bulan ini20 Juli sampai 17 Agustus 2042
Mangsa Kasa sampai tanggal 13, daun berguguran, kemarau dimulai. Mangsa Karo mulai tanggal 14, tanah mulai retak.
Pasa
Bulan ini18 Agustus sampai 16 September 2042
Mangsa Karo sampai tanggal 7, tanah mulai retak. Mangsa Katiga mulai tanggal 8, puncak kemarau, sumur mengering.
Sawal
Bulan ini17 September sampai 15 Oktober 2042
Mangsa Katiga di tanggal 1, puncak kemarau, sumur mengering. Mangsa Kapat tanggal 2 sampai 26, mata air mulai terisi lagi. Mangsa Kalima mulai tanggal 27, hujan pertama turun.
Sela
Bulan ini16 Oktober sampai 14 November 2042
Mangsa Kalima sampai tanggal 24, hujan pertama turun. Mangsa Kanem mulai tanggal 25, hujan makin sering, buah-buahan masak.
Besar
Bulan ini15 November sampai 13 Desember 2042
Mangsa Kanem sebulan penuh, hujan makin sering, buah-buahan masak.
Tentang kalender Jawa
Kalender Jawa yang dipakai sekarang ditetapkan Sultan Agung pada 1633. Bulannya mengikuti bulan di langit seperti kalender Hijriah, tapi panjangnya tetap, 30 dan 29 hari bergantian, dalam siklus delapan tahun yang disebut windu. Tiap tahun dalam windu punya nama: Alip, Ehe, Jimawal, Je, Dal, Be, Wawu, dan Jimakir. 1976 adalah tahun Be, tahun ke-6 dalam windu.
Karena hitungannya tetap, tanggal Jawa kadang beda sehari dari tanggal Hijriah. Tanggalnya dihitung dengan aturan kurup Asapon yang berlaku sejak 1936, dan sama dengan tanggal Jawa di Kalender Hijriah Indonesia terbitan Kementerian Agama.
Weton itu gabungan hari dalam sepekan dengan pasaran, pekan lima hari dalam kalender Jawa: Legi, Pahing, Pon, Wage, dan Kliwon. Angka besar di tiap kotak adalah tanggal Jawa, angka kecil di kanannya tanggal Masehi, dan pasarannya ditulis di bawah, jadi weton tiap hari bisa dibaca langsung. Pasaran dihitung dari 17 Agustus 1945, hari Proklamasi, yang jatuh pada Jumat Legi.
Pranata mangsa membagi setahun jadi dua belas musim, dari Kasa yang mulai 22 Juni sampai Saddha yang berakhir 21 Juni. Petani Jawa memakainya untuk tahu kapan menanam dan kapan panen, dan Keraton Surakarta membakukannya di masa Pakubuwono VII. Tanggalnya tetap tiap tahun, hanya Kawolu yang dapat satu hari tambahan di tahun kabisat. Di bawah langit tiap bulan tertulis mangsa yang dilewati bulan itu dan tandanya, dan titik kecil menandai hari mangsa baru dimulai.
Rasi tiap bulan
Tiap bulan dapat satu rasi yang sedang tinggi di langit jam 7 malam, waktu langit baru gelap dan orang masih di luar. Posisinya dihitung untuk tanggal 15, dari kota Anda kalau bisa ditebak, atau dari Yogyakarta kalau tidak.
Bentuk rasinya digambar dari posisi bintang asli di Yale Bright Star Catalog, lewat data d3-celestial. Garis penghubungnya mengikuti gambar rasi yang lazim dipakai di peta bintang.