Kalender Jawa 1980 Ehe
Tahun Jawa 1980 Ehe, 11 November 2045 sampai 31 Oktober 2046, disusun per bulan Jawa. Tiap hari dengan pasaran dan tanggal Masehinya.
- Hari ini
- Awal bulan Masehi
- Awal mangsa
- Rasi dilihat jam 7 malam dari Yogyakarta.
Sura
Bulan ini11 November sampai 10 Desember 2045
Mangsa Kanem sebulan penuh, hujan makin sering, buah-buahan masak.
Sapar
Bulan ini11 Desember 2045 sampai 8 Januari 2046
Mangsa Kanem sampai tanggal 11, hujan makin sering, buah-buahan masak. Mangsa Kapitu mulai tanggal 12, hujan deras terus-menerus, rawan banjir.
Mulud
Bulan ini9 Januari sampai 7 Februari 2046
Mangsa Kapitu sampai tanggal 25, hujan deras terus-menerus, rawan banjir. Mangsa Kawolu mulai tanggal 26, hujan mereda, petir masih sering.
Bakdamulud
Bulan ini8 Februari sampai 8 Maret 2046
Mangsa Kawolu sampai tanggal 21, hujan mereda, petir masih sering. Mangsa Kasanga mulai tanggal 22, padi mulai berbunga.
Jumadilawal
Bulan ini9 Maret sampai 7 April 2046
Mangsa Kasanga sampai tanggal 17, padi mulai berbunga. Mangsa Kadasa mulai tanggal 18, padi menguning, kemarau mendekat.
Jumadilakir
Bulan ini8 April sampai 6 Mei 2046
Mangsa Kadasa sampai tanggal 11, padi menguning, kemarau mendekat. Mangsa Dhesta mulai tanggal 12, musim panen.
Rejeb
Bulan ini7 Mei sampai 5 Juni 2046
Mangsa Dhesta sampai tanggal 5, musim panen. Mangsa Saddha mulai tanggal 6, pagi terasa dingin.
Ruwah
Bulan ini6 Juni sampai 4 Juli 2046
Mangsa Saddha sampai tanggal 16, pagi terasa dingin. Mangsa Kasa mulai tanggal 17, daun berguguran, kemarau dimulai.
Pasa
Bulan ini5 Juli sampai 3 Agustus 2046
Mangsa Kasa sampai tanggal 28, daun berguguran, kemarau dimulai. Mangsa Karo mulai tanggal 29, tanah mulai retak.
Sawal
Bulan ini4 Agustus sampai 1 September 2046
Mangsa Karo sampai tanggal 21, tanah mulai retak. Mangsa Katiga mulai tanggal 22, puncak kemarau, sumur mengering.
Sela
Bulan ini2 September sampai 1 Oktober 2046
Mangsa Katiga sampai tanggal 16, puncak kemarau, sumur mengering. Mangsa Kapat mulai tanggal 17, mata air mulai terisi lagi.
Besar
Bulan ini2 Oktober sampai 31 Oktober 2046
Mangsa Kapat sampai tanggal 11, mata air mulai terisi lagi. Mangsa Kalima mulai tanggal 12, hujan pertama turun.
Tentang kalender Jawa
Kalender Jawa yang dipakai sekarang ditetapkan Sultan Agung pada 1633. Bulannya mengikuti bulan di langit seperti kalender Hijriah, tapi panjangnya tetap, 30 dan 29 hari bergantian, dalam siklus delapan tahun yang disebut windu. Tiap tahun dalam windu punya nama: Alip, Ehe, Jimawal, Je, Dal, Be, Wawu, dan Jimakir. 1980 adalah tahun Ehe, tahun ke-2 dalam windu.
Karena hitungannya tetap, tanggal Jawa kadang beda sehari dari tanggal Hijriah. Tanggalnya dihitung dengan aturan kurup Asapon yang berlaku sejak 1936, dan sama dengan tanggal Jawa di Kalender Hijriah Indonesia terbitan Kementerian Agama.
Weton itu gabungan hari dalam sepekan dengan pasaran, pekan lima hari dalam kalender Jawa: Legi, Pahing, Pon, Wage, dan Kliwon. Angka besar di tiap kotak adalah tanggal Jawa, angka kecil di kanannya tanggal Masehi, dan pasarannya ditulis di bawah, jadi weton tiap hari bisa dibaca langsung. Pasaran dihitung dari 17 Agustus 1945, hari Proklamasi, yang jatuh pada Jumat Legi.
Pranata mangsa membagi setahun jadi dua belas musim, dari Kasa yang mulai 22 Juni sampai Saddha yang berakhir 21 Juni. Petani Jawa memakainya untuk tahu kapan menanam dan kapan panen, dan Keraton Surakarta membakukannya di masa Pakubuwono VII. Tanggalnya tetap tiap tahun, hanya Kawolu yang dapat satu hari tambahan di tahun kabisat. Di bawah langit tiap bulan tertulis mangsa yang dilewati bulan itu dan tandanya, dan titik kecil menandai hari mangsa baru dimulai.
Rasi tiap bulan
Tiap bulan dapat satu rasi yang sedang tinggi di langit jam 7 malam, waktu langit baru gelap dan orang masih di luar. Posisinya dihitung untuk tanggal 15, dari kota Anda kalau bisa ditebak, atau dari Yogyakarta kalau tidak.
Bentuk rasinya digambar dari posisi bintang asli di Yale Bright Star Catalog, lewat data d3-celestial. Garis penghubungnya mengikuti gambar rasi yang lazim dipakai di peta bintang.