Kalender Jawa 1982 Je
Tahun Jawa 1982 Je, 21 Oktober 2047 sampai 8 Oktober 2048, disusun per bulan Jawa. Tiap hari dengan pasaran dan tanggal Masehinya.
- Hari ini
- Awal bulan Masehi
- Awal mangsa
- Rasi dilihat jam 7 malam dari Yogyakarta.
Sura
Bulan ini21 Oktober sampai 19 November 2047
Mangsa Kalima sampai tanggal 19, hujan pertama turun. Mangsa Kanem mulai tanggal 20, hujan makin sering, buah-buahan masak.
Sapar
Bulan ini20 November sampai 18 Desember 2047
Mangsa Kanem sebulan penuh, hujan makin sering, buah-buahan masak.
Mulud
Bulan ini19 Desember 2047 sampai 17 Januari 2048
Mangsa Kanem sampai tanggal 3, hujan makin sering, buah-buahan masak. Mangsa Kapitu mulai tanggal 4, hujan deras terus-menerus, rawan banjir.
Bakdamulud
Bulan ini18 Januari sampai 15 Februari 2048
Mangsa Kapitu sampai tanggal 16, hujan deras terus-menerus, rawan banjir. Mangsa Kawolu mulai tanggal 17, hujan mereda, petir masih sering.
Jumadilawal
Bulan ini16 Februari sampai 16 Maret 2048
Mangsa Kawolu sampai tanggal 14, hujan mereda, petir masih sering. Mangsa Kasanga mulai tanggal 15, padi mulai berbunga.
Jumadilakir
Bulan ini17 Maret sampai 14 April 2048
Mangsa Kasanga sampai tanggal 9, padi mulai berbunga. Mangsa Kadasa mulai tanggal 10, padi menguning, kemarau mendekat.
Rejeb
Bulan ini15 April sampai 14 Mei 2048
Mangsa Kadasa sampai tanggal 4, padi menguning, kemarau mendekat. Mangsa Dhesta tanggal 5 sampai 27, musim panen. Mangsa Saddha mulai tanggal 28, pagi terasa dingin.
Ruwah
Bulan ini15 Mei sampai 12 Juni 2048
Mangsa Saddha sebulan penuh, pagi terasa dingin.
Pasa
Bulan ini13 Juni sampai 12 Juli 2048
Mangsa Saddha sampai tanggal 9, pagi terasa dingin. Mangsa Kasa mulai tanggal 10, daun berguguran, kemarau dimulai.
Sawal
Bulan ini13 Juli sampai 10 Agustus 2048
Mangsa Kasa sampai tanggal 20, daun berguguran, kemarau dimulai. Mangsa Karo mulai tanggal 21, tanah mulai retak.
Sela
Bulan ini11 Agustus sampai 9 September 2048
Mangsa Karo sampai tanggal 14, tanah mulai retak. Mangsa Katiga mulai tanggal 15, puncak kemarau, sumur mengering.
Besar
Bulan ini10 September sampai 8 Oktober 2048
Mangsa Katiga sampai tanggal 8, puncak kemarau, sumur mengering. Mangsa Kapat mulai tanggal 9, mata air mulai terisi lagi.
Tentang kalender Jawa
Kalender Jawa yang dipakai sekarang ditetapkan Sultan Agung pada 1633. Bulannya mengikuti bulan di langit seperti kalender Hijriah, tapi panjangnya tetap, 30 dan 29 hari bergantian, dalam siklus delapan tahun yang disebut windu. Tiap tahun dalam windu punya nama: Alip, Ehe, Jimawal, Je, Dal, Be, Wawu, dan Jimakir. 1982 adalah tahun Je, tahun ke-4 dalam windu.
Karena hitungannya tetap, tanggal Jawa kadang beda sehari dari tanggal Hijriah. Tanggalnya dihitung dengan aturan kurup Asapon yang berlaku sejak 1936, dan sama dengan tanggal Jawa di Kalender Hijriah Indonesia terbitan Kementerian Agama.
Weton itu gabungan hari dalam sepekan dengan pasaran, pekan lima hari dalam kalender Jawa: Legi, Pahing, Pon, Wage, dan Kliwon. Angka besar di tiap kotak adalah tanggal Jawa, angka kecil di kanannya tanggal Masehi, dan pasarannya ditulis di bawah, jadi weton tiap hari bisa dibaca langsung. Pasaran dihitung dari 17 Agustus 1945, hari Proklamasi, yang jatuh pada Jumat Legi.
Pranata mangsa membagi setahun jadi dua belas musim, dari Kasa yang mulai 22 Juni sampai Saddha yang berakhir 21 Juni. Petani Jawa memakainya untuk tahu kapan menanam dan kapan panen, dan Keraton Surakarta membakukannya di masa Pakubuwono VII. Tanggalnya tetap tiap tahun, hanya Kawolu yang dapat satu hari tambahan di tahun kabisat. Di bawah langit tiap bulan tertulis mangsa yang dilewati bulan itu dan tandanya, dan titik kecil menandai hari mangsa baru dimulai.
Rasi tiap bulan
Tiap bulan dapat satu rasi yang sedang tinggi di langit jam 7 malam, waktu langit baru gelap dan orang masih di luar. Posisinya dihitung untuk tanggal 15, dari kota Anda kalau bisa ditebak, atau dari Yogyakarta kalau tidak.
Bentuk rasinya digambar dari posisi bintang asli di Yale Bright Star Catalog, lewat data d3-celestial. Garis penghubungnya mengikuti gambar rasi yang lazim dipakai di peta bintang.