Kalender Jawa 1935 Dal
Tahun Jawa 1935 Dal, 15 Maret 2002 sampai 4 Maret 2003, disusun per bulan Jawa. Tiap hari dengan pasaran dan tanggal Masehinya.
- Hari ini
- Awal bulan Masehi
- Awal mangsa
- Rasi dilihat jam 7 malam dari Yogyakarta.
Sura
Bulan ini15 Maret sampai 13 April 2002
Mangsa Kasanga sampai tanggal 11, padi mulai berbunga. Mangsa Kadasa mulai tanggal 12, padi menguning, kemarau mendekat.
Sapar
Bulan ini14 April sampai 12 Mei 2002
Mangsa Kadasa sampai tanggal 5, padi menguning, kemarau mendekat. Mangsa Dhesta tanggal 6 sampai 28, musim panen. Mangsa Saddha di tanggal 29, pagi terasa dingin.
Mulud
Bulan ini13 Mei sampai 11 Juni 2002
Mangsa Saddha sebulan penuh, pagi terasa dingin.
Bakdamulud
Bulan ini12 Juni sampai 10 Juli 2002
Mangsa Saddha sampai tanggal 10, pagi terasa dingin. Mangsa Kasa mulai tanggal 11, daun berguguran, kemarau dimulai.
Jumadilawal
Bulan ini11 Juli sampai 9 Agustus 2002
Mangsa Kasa sampai tanggal 22, daun berguguran, kemarau dimulai. Mangsa Karo mulai tanggal 23, tanah mulai retak.
Jumadilakir
Bulan ini10 Agustus sampai 7 September 2002
Mangsa Karo sampai tanggal 15, tanah mulai retak. Mangsa Katiga mulai tanggal 16, puncak kemarau, sumur mengering.
Rejeb
Bulan ini8 September sampai 7 Oktober 2002
Mangsa Katiga sampai tanggal 10, puncak kemarau, sumur mengering. Mangsa Kapat mulai tanggal 11, mata air mulai terisi lagi.
Ruwah
Bulan ini8 Oktober sampai 5 November 2002
Mangsa Kapat sampai tanggal 5, mata air mulai terisi lagi. Mangsa Kalima mulai tanggal 6, hujan pertama turun.
Pasa
Bulan ini6 November sampai 5 Desember 2002
Mangsa Kalima sampai tanggal 3, hujan pertama turun. Mangsa Kanem mulai tanggal 4, hujan makin sering, buah-buahan masak.
Sawal
Bulan ini6 Desember 2002 sampai 3 Januari 2003
Mangsa Kanem sampai tanggal 16, hujan makin sering, buah-buahan masak. Mangsa Kapitu mulai tanggal 17, hujan deras terus-menerus, rawan banjir.
Sela
Bulan ini4 Januari sampai 2 Februari 2003
Mangsa Kapitu sebulan penuh, hujan deras terus-menerus, rawan banjir.
Besar
Bulan ini3 Februari sampai 4 Maret 2003
Mangsa Kawolu sampai tanggal 26, hujan mereda, petir masih sering. Mangsa Kasanga mulai tanggal 27, padi mulai berbunga.
Tentang kalender Jawa
Kalender Jawa yang dipakai sekarang ditetapkan Sultan Agung pada 1633. Bulannya mengikuti bulan di langit seperti kalender Hijriah, tapi panjangnya tetap, 30 dan 29 hari bergantian, dalam siklus delapan tahun yang disebut windu. Tiap tahun dalam windu punya nama: Alip, Ehe, Jimawal, Je, Dal, Be, Wawu, dan Jimakir. 1935 adalah tahun Dal, tahun ke-5 dalam windu.
Karena hitungannya tetap, tanggal Jawa kadang beda sehari dari tanggal Hijriah. Tanggalnya dihitung dengan aturan kurup Asapon yang berlaku sejak 1936, dan sama dengan tanggal Jawa di Kalender Hijriah Indonesia terbitan Kementerian Agama.
Weton itu gabungan hari dalam sepekan dengan pasaran, pekan lima hari dalam kalender Jawa: Legi, Pahing, Pon, Wage, dan Kliwon. Angka besar di tiap kotak adalah tanggal Jawa, angka kecil di kanannya tanggal Masehi, dan pasarannya ditulis di bawah, jadi weton tiap hari bisa dibaca langsung. Pasaran dihitung dari 17 Agustus 1945, hari Proklamasi, yang jatuh pada Jumat Legi.
Pranata mangsa membagi setahun jadi dua belas musim, dari Kasa yang mulai 22 Juni sampai Saddha yang berakhir 21 Juni. Petani Jawa memakainya untuk tahu kapan menanam dan kapan panen, dan Keraton Surakarta membakukannya di masa Pakubuwono VII. Tanggalnya tetap tiap tahun, hanya Kawolu yang dapat satu hari tambahan di tahun kabisat. Di bawah langit tiap bulan tertulis mangsa yang dilewati bulan itu dan tandanya, dan titik kecil menandai hari mangsa baru dimulai.
Rasi tiap bulan
Tiap bulan dapat satu rasi yang sedang tinggi di langit jam 7 malam, waktu langit baru gelap dan orang masih di luar. Posisinya dihitung untuk tanggal 15, dari kota Anda kalau bisa ditebak, atau dari Yogyakarta kalau tidak.
Bentuk rasinya digambar dari posisi bintang asli di Yale Bright Star Catalog, lewat data d3-celestial. Garis penghubungnya mengikuti gambar rasi yang lazim dipakai di peta bintang.