Kalender Jawa 1937 Wawu
Tahun Jawa 1937 Wawu, 22 Februari 2004 sampai 9 Februari 2005, disusun per bulan Jawa. Tiap hari dengan pasaran dan tanggal Masehinya.
- Hari ini
- Awal bulan Masehi
- Awal mangsa
- Rasi dilihat jam 7 malam dari Yogyakarta.
Sura
Bulan ini22 Februari sampai 22 Maret 2004
Mangsa Kawolu sampai tanggal 8, hujan mereda, petir masih sering. Mangsa Kasanga mulai tanggal 9, padi mulai berbunga.
Sapar
Bulan ini23 Maret sampai 20 April 2004
Mangsa Kasanga sampai tanggal 3, padi mulai berbunga. Mangsa Kadasa tanggal 4 sampai 27, padi menguning, kemarau mendekat. Mangsa Dhesta mulai tanggal 28, musim panen.
Mulud
Bulan ini21 April sampai 20 Mei 2004
Mangsa Dhesta sampai tanggal 21, musim panen. Mangsa Saddha mulai tanggal 22, pagi terasa dingin.
Bakdamulud
Bulan ini21 Mei sampai 18 Juni 2004
Mangsa Saddha sebulan penuh, pagi terasa dingin.
Jumadilawal
Bulan ini19 Juni sampai 18 Juli 2004
Mangsa Saddha sampai tanggal 3, pagi terasa dingin. Mangsa Kasa mulai tanggal 4, daun berguguran, kemarau dimulai.
Jumadilakir
Bulan ini19 Juli sampai 16 Agustus 2004
Mangsa Kasa sampai tanggal 14, daun berguguran, kemarau dimulai. Mangsa Karo mulai tanggal 15, tanah mulai retak.
Rejeb
Bulan ini17 Agustus sampai 15 September 2004
Mangsa Karo sampai tanggal 8, tanah mulai retak. Mangsa Katiga mulai tanggal 9, puncak kemarau, sumur mengering.
Ruwah
Bulan ini16 September sampai 14 Oktober 2004
Mangsa Katiga sampai tanggal 2, puncak kemarau, sumur mengering. Mangsa Kapat tanggal 3 sampai 27, mata air mulai terisi lagi. Mangsa Kalima mulai tanggal 28, hujan pertama turun.
Pasa
Bulan ini15 Oktober sampai 13 November 2004
Mangsa Kalima sampai tanggal 25, hujan pertama turun. Mangsa Kanem mulai tanggal 26, hujan makin sering, buah-buahan masak.
Sawal
Bulan ini14 November sampai 12 Desember 2004
Mangsa Kanem sebulan penuh, hujan makin sering, buah-buahan masak.
Sela
Bulan ini13 Desember 2004 sampai 11 Januari 2005
Mangsa Kanem sampai tanggal 9, hujan makin sering, buah-buahan masak. Mangsa Kapitu mulai tanggal 10, hujan deras terus-menerus, rawan banjir.
Besar
Bulan ini12 Januari sampai 9 Februari 2005
Mangsa Kapitu sampai tanggal 22, hujan deras terus-menerus, rawan banjir. Mangsa Kawolu mulai tanggal 23, hujan mereda, petir masih sering.
Tentang kalender Jawa
Kalender Jawa yang dipakai sekarang ditetapkan Sultan Agung pada 1633. Bulannya mengikuti bulan di langit seperti kalender Hijriah, tapi panjangnya tetap, 30 dan 29 hari bergantian, dalam siklus delapan tahun yang disebut windu. Tiap tahun dalam windu punya nama: Alip, Ehe, Jimawal, Je, Dal, Be, Wawu, dan Jimakir. 1937 adalah tahun Wawu, tahun ke-7 dalam windu.
Karena hitungannya tetap, tanggal Jawa kadang beda sehari dari tanggal Hijriah. Tanggalnya dihitung dengan aturan kurup Asapon yang berlaku sejak 1936, dan sama dengan tanggal Jawa di Kalender Hijriah Indonesia terbitan Kementerian Agama.
Weton itu gabungan hari dalam sepekan dengan pasaran, pekan lima hari dalam kalender Jawa: Legi, Pahing, Pon, Wage, dan Kliwon. Angka besar di tiap kotak adalah tanggal Jawa, angka kecil di kanannya tanggal Masehi, dan pasarannya ditulis di bawah, jadi weton tiap hari bisa dibaca langsung. Pasaran dihitung dari 17 Agustus 1945, hari Proklamasi, yang jatuh pada Jumat Legi.
Pranata mangsa membagi setahun jadi dua belas musim, dari Kasa yang mulai 22 Juni sampai Saddha yang berakhir 21 Juni. Petani Jawa memakainya untuk tahu kapan menanam dan kapan panen, dan Keraton Surakarta membakukannya di masa Pakubuwono VII. Tanggalnya tetap tiap tahun, hanya Kawolu yang dapat satu hari tambahan di tahun kabisat. Di bawah langit tiap bulan tertulis mangsa yang dilewati bulan itu dan tandanya, dan titik kecil menandai hari mangsa baru dimulai.
Rasi tiap bulan
Tiap bulan dapat satu rasi yang sedang tinggi di langit jam 7 malam, waktu langit baru gelap dan orang masih di luar. Posisinya dihitung untuk tanggal 15, dari kota Anda kalau bisa ditebak, atau dari Yogyakarta kalau tidak.
Bentuk rasinya digambar dari posisi bintang asli di Yale Bright Star Catalog, lewat data d3-celestial. Garis penghubungnya mengikuti gambar rasi yang lazim dipakai di peta bintang.