Kalender Jawa 1936 Be
Tahun Jawa 1936 Be, 5 Maret 2003 sampai 21 Februari 2004, disusun per bulan Jawa. Tiap hari dengan pasaran dan tanggal Masehinya.
- Hari ini
- Awal bulan Masehi
- Awal mangsa
- Rasi dilihat jam 7 malam dari Yogyakarta.
Sura
Bulan ini5 Maret sampai 3 April 2003
Mangsa Kasanga sampai tanggal 21, padi mulai berbunga. Mangsa Kadasa mulai tanggal 22, padi menguning, kemarau mendekat.
Sapar
Bulan ini4 April sampai 2 Mei 2003
Mangsa Kadasa sampai tanggal 15, padi menguning, kemarau mendekat. Mangsa Dhesta mulai tanggal 16, musim panen.
Mulud
Bulan ini3 Mei sampai 1 Juni 2003
Mangsa Dhesta sampai tanggal 9, musim panen. Mangsa Saddha mulai tanggal 10, pagi terasa dingin.
Bakdamulud
Bulan ini2 Juni sampai 30 Juni 2003
Mangsa Saddha sampai tanggal 20, pagi terasa dingin. Mangsa Kasa mulai tanggal 21, daun berguguran, kemarau dimulai.
Jumadilawal
Bulan ini1 Juli sampai 30 Juli 2003
Mangsa Kasa sebulan penuh, daun berguguran, kemarau dimulai.
Jumadilakir
Bulan ini31 Juli sampai 28 Agustus 2003
Mangsa Kasa sampai tanggal 2, daun berguguran, kemarau dimulai. Mangsa Karo tanggal 3 sampai 25, tanah mulai retak. Mangsa Katiga mulai tanggal 26, puncak kemarau, sumur mengering.
Rejeb
Bulan ini29 Agustus sampai 27 September 2003
Mangsa Katiga sampai tanggal 20, puncak kemarau, sumur mengering. Mangsa Kapat mulai tanggal 21, mata air mulai terisi lagi.
Ruwah
Bulan ini28 September sampai 26 Oktober 2003
Mangsa Kapat sampai tanggal 15, mata air mulai terisi lagi. Mangsa Kalima mulai tanggal 16, hujan pertama turun.
Pasa
Bulan ini27 Oktober sampai 25 November 2003
Mangsa Kalima sampai tanggal 13, hujan pertama turun. Mangsa Kanem mulai tanggal 14, hujan makin sering, buah-buahan masak.
Sawal
Bulan ini26 November sampai 24 Desember 2003
Mangsa Kanem sampai tanggal 26, hujan makin sering, buah-buahan masak. Mangsa Kapitu mulai tanggal 27, hujan deras terus-menerus, rawan banjir.
Sela
Bulan ini25 Desember 2003 sampai 23 Januari 2004
Mangsa Kapitu sebulan penuh, hujan deras terus-menerus, rawan banjir.
Besar
Bulan ini24 Januari sampai 21 Februari 2004
Mangsa Kapitu sampai tanggal 10, hujan deras terus-menerus, rawan banjir. Mangsa Kawolu mulai tanggal 11, hujan mereda, petir masih sering.
Tentang kalender Jawa
Kalender Jawa yang dipakai sekarang ditetapkan Sultan Agung pada 1633. Bulannya mengikuti bulan di langit seperti kalender Hijriah, tapi panjangnya tetap, 30 dan 29 hari bergantian, dalam siklus delapan tahun yang disebut windu. Tiap tahun dalam windu punya nama: Alip, Ehe, Jimawal, Je, Dal, Be, Wawu, dan Jimakir. 1936 adalah tahun Be, tahun ke-6 dalam windu.
Karena hitungannya tetap, tanggal Jawa kadang beda sehari dari tanggal Hijriah. Tanggalnya dihitung dengan aturan kurup Asapon yang berlaku sejak 1936, dan sama dengan tanggal Jawa di Kalender Hijriah Indonesia terbitan Kementerian Agama.
Weton itu gabungan hari dalam sepekan dengan pasaran, pekan lima hari dalam kalender Jawa: Legi, Pahing, Pon, Wage, dan Kliwon. Angka besar di tiap kotak adalah tanggal Jawa, angka kecil di kanannya tanggal Masehi, dan pasarannya ditulis di bawah, jadi weton tiap hari bisa dibaca langsung. Pasaran dihitung dari 17 Agustus 1945, hari Proklamasi, yang jatuh pada Jumat Legi.
Pranata mangsa membagi setahun jadi dua belas musim, dari Kasa yang mulai 22 Juni sampai Saddha yang berakhir 21 Juni. Petani Jawa memakainya untuk tahu kapan menanam dan kapan panen, dan Keraton Surakarta membakukannya di masa Pakubuwono VII. Tanggalnya tetap tiap tahun, hanya Kawolu yang dapat satu hari tambahan di tahun kabisat. Di bawah langit tiap bulan tertulis mangsa yang dilewati bulan itu dan tandanya, dan titik kecil menandai hari mangsa baru dimulai.
Rasi tiap bulan
Tiap bulan dapat satu rasi yang sedang tinggi di langit jam 7 malam, waktu langit baru gelap dan orang masih di luar. Posisinya dihitung untuk tanggal 15, dari kota Anda kalau bisa ditebak, atau dari Yogyakarta kalau tidak.
Bentuk rasinya digambar dari posisi bintang asli di Yale Bright Star Catalog, lewat data d3-celestial. Garis penghubungnya mengikuti gambar rasi yang lazim dipakai di peta bintang.