Kalender Jawa 1938 Jimakir
Tahun Jawa 1938 Jimakir, 10 Februari 2005 sampai 30 Januari 2006, disusun per bulan Jawa. Tiap hari dengan pasaran dan tanggal Masehinya.
- Hari ini
- Awal bulan Masehi
- Awal mangsa
- Rasi dilihat jam 7 malam dari Yogyakarta.
Sura
Bulan ini10 Februari sampai 11 Maret 2005
Mangsa Kawolu sampai tanggal 19, hujan mereda, petir masih sering. Mangsa Kasanga mulai tanggal 20, padi mulai berbunga.
Sapar
Bulan ini12 Maret sampai 9 April 2005
Mangsa Kasanga sampai tanggal 14, padi mulai berbunga. Mangsa Kadasa mulai tanggal 15, padi menguning, kemarau mendekat.
Mulud
Bulan ini10 April sampai 9 Mei 2005
Mangsa Kadasa sampai tanggal 9, padi menguning, kemarau mendekat. Mangsa Dhesta mulai tanggal 10, musim panen.
Bakdamulud
Bulan ini10 Mei sampai 7 Juni 2005
Mangsa Dhesta sampai tanggal 2, musim panen. Mangsa Saddha mulai tanggal 3, pagi terasa dingin.
Jumadilawal
Bulan ini8 Juni sampai 7 Juli 2005
Mangsa Saddha sampai tanggal 14, pagi terasa dingin. Mangsa Kasa mulai tanggal 15, daun berguguran, kemarau dimulai.
Jumadilakir
Bulan ini8 Juli sampai 5 Agustus 2005
Mangsa Kasa sampai tanggal 25, daun berguguran, kemarau dimulai. Mangsa Karo mulai tanggal 26, tanah mulai retak.
Rejeb
Bulan ini6 Agustus sampai 4 September 2005
Mangsa Karo sampai tanggal 19, tanah mulai retak. Mangsa Katiga mulai tanggal 20, puncak kemarau, sumur mengering.
Ruwah
Bulan ini5 September sampai 3 Oktober 2005
Mangsa Katiga sampai tanggal 13, puncak kemarau, sumur mengering. Mangsa Kapat mulai tanggal 14, mata air mulai terisi lagi.
Pasa
Bulan ini4 Oktober sampai 2 November 2005
Mangsa Kapat sampai tanggal 9, mata air mulai terisi lagi. Mangsa Kalima mulai tanggal 10, hujan pertama turun.
Sawal
Bulan ini3 November sampai 1 Desember 2005
Mangsa Kalima sampai tanggal 6, hujan pertama turun. Mangsa Kanem mulai tanggal 7, hujan makin sering, buah-buahan masak.
Sela
Bulan ini2 Desember sampai 31 Desember 2005
Mangsa Kanem sampai tanggal 20, hujan makin sering, buah-buahan masak. Mangsa Kapitu mulai tanggal 21, hujan deras terus-menerus, rawan banjir.
Besar
Bulan ini1 Januari sampai 30 Januari 2006
Mangsa Kapitu sebulan penuh, hujan deras terus-menerus, rawan banjir.
Tentang kalender Jawa
Kalender Jawa yang dipakai sekarang ditetapkan Sultan Agung pada 1633. Bulannya mengikuti bulan di langit seperti kalender Hijriah, tapi panjangnya tetap, 30 dan 29 hari bergantian, dalam siklus delapan tahun yang disebut windu. Tiap tahun dalam windu punya nama: Alip, Ehe, Jimawal, Je, Dal, Be, Wawu, dan Jimakir. 1938 adalah tahun Jimakir, tahun ke-8 dalam windu.
Karena hitungannya tetap, tanggal Jawa kadang beda sehari dari tanggal Hijriah. Tanggalnya dihitung dengan aturan kurup Asapon yang berlaku sejak 1936, dan sama dengan tanggal Jawa di Kalender Hijriah Indonesia terbitan Kementerian Agama.
Weton itu gabungan hari dalam sepekan dengan pasaran, pekan lima hari dalam kalender Jawa: Legi, Pahing, Pon, Wage, dan Kliwon. Angka besar di tiap kotak adalah tanggal Jawa, angka kecil di kanannya tanggal Masehi, dan pasarannya ditulis di bawah, jadi weton tiap hari bisa dibaca langsung. Pasaran dihitung dari 17 Agustus 1945, hari Proklamasi, yang jatuh pada Jumat Legi.
Pranata mangsa membagi setahun jadi dua belas musim, dari Kasa yang mulai 22 Juni sampai Saddha yang berakhir 21 Juni. Petani Jawa memakainya untuk tahu kapan menanam dan kapan panen, dan Keraton Surakarta membakukannya di masa Pakubuwono VII. Tanggalnya tetap tiap tahun, hanya Kawolu yang dapat satu hari tambahan di tahun kabisat. Di bawah langit tiap bulan tertulis mangsa yang dilewati bulan itu dan tandanya, dan titik kecil menandai hari mangsa baru dimulai.
Rasi tiap bulan
Tiap bulan dapat satu rasi yang sedang tinggi di langit jam 7 malam, waktu langit baru gelap dan orang masih di luar. Posisinya dihitung untuk tanggal 15, dari kota Anda kalau bisa ditebak, atau dari Yogyakarta kalau tidak.
Bentuk rasinya digambar dari posisi bintang asli di Yale Bright Star Catalog, lewat data d3-celestial. Garis penghubungnya mengikuti gambar rasi yang lazim dipakai di peta bintang.